/relationship/love/33348-janji-pernikahan-dari-berbagai-agama-part-3.html

Janji Pernikahan Dari Berbagai Agama (Part 3)

Minggu, 01 September 2013 21:04



(c) shutterstock

Vemale.com - Pada dua artikel sebelumnya telah diulas mengenai janji pernikahan dari beberapa agama seperti Katolik, Hindu, serta Islam yang bisa menjadi inspirasi anda dalam membuat janji pernikahan. Masih ada beberapa janji pernikahan lainnya yang akan diulas dalam artikel ini yang telah dirangkum dari wedding.theknot.com.

Jika pada agama Islam membaca janji pernikahan bukan menjadi suatu tradisi, maka pada umat Kristiani membaca janji pernikahan merupakan suatu hal yang harus dilakukan. Janji pernikahan yang biasa digunakan adalah “I, ___, take thee, ___, to be my wedded husband/wife, to have and to hold, from this day forward, for better, for worse, for richer, for poorer, in sickness and in health, to love and to cherish, till death do us part, according to God's holy ordinance; and thereto I pledge thee my faith/myself to you.”

Jika diartikan maka kurang lebih seperti berikut “Saya, ____, menerima, ____ untuk menjadi suami/istri, untuk memiliki dan menerima, mulai hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, kaya maupun miskin, sakit dan sehat, untuk saling menyayangi dan menghargai, hingga maut memisahkan, dengan bimbingan Tuhan dan karena itu saya menyerahkan jiwa raga ini untukmu.”

Wah, romantis sekali ya Ladies? Bagi Ladies yang beragama Kristen, anda bisa tetap menggunakan janji pernikahan tradisional tersebut atau memodifikasinya sesuai dengan yang anda inginkan.

Oleh: Lies Nureni

(vem/rsk)

----
Anda punya kisah inspirasi (cinta, pernikahan, persahabatan, keluarga, dll) atau punya tips keren seputar wanita? Silakan kirim ke redaksivemale@kapanlagi.net.

Share your story and let's be friends with Vemale.com :)
----

Sebelum Anda lanjut ke artikel berikutnya, main kuis dulu yuk:



ARTIKEL TERKAIT
KOMENTAR ANDA

MOST VIEWED ARTICLES
LOAD MORE
 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next  Last 


ZODIAK HARI INI

Taurus

Perhatikan dompet jangan memaksakan diri belanja jika tak mencukupi p...