/relationship/love/101791-walau-aku-tak-secantik-masa-lalumu-aku-punya-hati-tulus-untukmu.html

Walau Aku Tak Secantik Masa Lalumu, Aku Punya Hati Tulus Untukmu

Selasa, 14 Februari 2017 10:30

Editor: Endah Wijayanti

Ilustrasi. | Foto: copyright pexels.com

Vemale.com - Terkadang kita butuh kata-kata untuk mengungkapkan perasaan dan ketulusan hati yang sesungguhnya. Dan sepucuk surat bisa mewakili itu semua. Seperti surat cinta yang ditulis oleh sahabat Vemale yang bernama F. Megasari ini. Dalam surat yang diikutsertakan dalam Lomba Menulis Surat Cinta Vemale.com ini, Megasari mengutarakan kesungguhan dan ketulusannya mencintai sosok yang begitu penting dalam hidupnya.

***

Teruntuk orang yang saat ini mengisi hari-hariku,
A.M Pramudya

Halo Sayang,

Aku berharap surat ini tak perlu kau baca, tapi langsung kau dengar dari mulutku.

Aku mencintaimu, sangat. Mungkin aku seorang wanita, tapi bukan alasan untuk tidak mengatakan bahwa aku mencintaimu. Tak perlu kau tanyakan alasanku menyayangimu, seperti selama ini yang kau pertanyakan berulang kali. Seberapa berhargakah dirimu bagiku? Coba aku tanyakan padamu, apakah jawabanku akan mengubah penilaianmu terhadapku?

Kau begitu mementingkan alasan-alasan aku mencintaimu, aku memilihmu untuk menjadi pendamping hidupku suatu saat nanti, apakah ada yang salah? Aku selalu merasa nyaman, dan aku selalu merasa bahagia di dekatmu, bersamamu. Meskipun kau katakan berulang kali, untuk aku berpikir kembali, supaya aku tak menyesal nantinya, meskipun kau tunjukkan keburukanmu, aku tetap pada perasaanku, aku mencintaimu, bukan karena kelebihan maupun kekurangan yang ada padamu.


 
 

Aku mencintaimu, apa adanya dirimu, baik buruknya dirimu, bukan aku yang berhak menghakimimu, karena aku wanita dengan penuh kesadaran diri, bahwa aku bukan siapa-siapa, dan setiap kita punya kekurangan masing-masing. Cinta dan rasa sayang ini, tidak pernah merasa salah tempat untuk berlabuh. Karena aku mencintaimu, apa adanya dirimu. 

 

Kegagalan cinta yang pernah kita alami di masa lalu, akhir yang sama dengan cerita yang berbeda, dan butuh proses pemulihan yang berbeda pula. Jika aku menuntutmu untuk segera melupakan masa lalumu, seperti aku yang saat ini hanya berfokus pada dirimu saja, sama artinya aku menjadi egois. Aku tak memikirkan perasaanmu, hanya mementingkan perasaanku, yang merasa selama ini telah berjuang mendapatkan hatimu, namun terkadang tak kau hiraukan. Tahukah kau, aku terkadang merasa lelah berjuang sendiri, hingga aku telah mencapai titik penghabisan, mulai berpikir untuk menyerah. Namun aku kembali mengingatmu, tak mudah untuk melupakanmu. Perasaan ini sudah teramat dalam.

Kini kau mulai membuka hatimu. Terima kasih, Sayang. Walaupun tidak secara langsung kau ungkapkan, perlakuanmu terhadapku menunjukkan bahwa kau mulai menganggap bahwa aku ada, wanita yang akan selalu sabar menghadapimu, dan membuatmu menjadi dirimu sendiri. Terima kasih karena tidak bersikap egois mementingkan perasaanmu, dan menghiraukanku yang mencintaimu.

Saat ini, jika kau ingin menyembuhkan luka hatimu terhadap masa lalu dengan wanita yang tidak menghargaimu dulu, namun pernah kau cintai dengan sangat dalam, aku tidak akan berjanji bahwa aku akan bersabar, dan akan selalu ada di sisimu, apapun yang terjadi. Namun, aku akan selalu berusaha menghargai, mengerti dirimu dan melakukan apa yang aku bisa, untuk membuatmu percaya terhadap cinta seorang wanita, yang saat ini kau anggap bullshitdan akan luntur pada akhirnya.

Aku pernah berjanji terhadap diriku sendiri, bahwa aku tak akan menyakitimu. Aku tak ingin kisahmu terulang kembali.

Sayang, belajarlah melupakan masa lalumu. Jika kau ingin melihat masa lalumu hancur, kumohon lupakan hal itu, masa lalumu akan hancur dengan sendirinya. Belajarlah menerima keadaan, dan lihatlah aku yang selalu ada untukmu. Walaupun aku tak secantik masa lalumu, tapi aku punya hati yang tulus untukmu. Jika dalam hidup ini, yang kau cari adalah fisik, maka aku menyerah. Namun terima kasih, karena kau pernah katakan padaku, saat ini yang bersamamu adalah aku.Membuatku merasa kau telah menerimaku dalam hidupmu, walau kau katakan juga untuk menjalani saja semuanya seperti saat ini.

Aku mencintaimu dan aku merasakan cintamu melalui tatapan mata dan perubahan sikapmu.

Terima kasih, Sayang. Kuharap kepastian akan segera datang untuk hubungan kita saat ini.

Loving you,
F. Megasari

KISAH LAINNYA

Surat untuk Sahabatku, Meski Jauh Kuyakin Kita Saling Mendoakan

Saat Kau Memintaku Kembali, Kita Akan Bersama.. Tapi Mungkinkah?

Kita Harus Berpisah Saat Kau Ingin Terbang Bebas Menembus Batas

Walau Sering Kesal Dengan Sikapmu, Aku Selalu Sayang Bunda

Terima Kasih Kalian Mengulurkan Tangan di Saat Paling Kubutuhkan

(vem/nda)


Rekomendasi Pilihan

Ide Bekal Anak - Sushi Roll, Buah, dan Susu

----
Anda punya kisah inspirasi (cinta, pernikahan, persahabatan, keluarga, dll) atau punya tips keren seputar wanita? Silakan kirim ke redaksivemale@kapanlagi.net.

Share your story and let's be friends with Vemale.com :)
----

Sebelum Anda lanjut ke artikel berikutnya, main kuis dulu yuk:

DON'T MISS IT
YOU NEED TO KNOW
KOMENTAR ANDA

MOST VIEWED ARTICLES
LOAD MORE


ZODIAK HARI INI

Aquarius

Berani untuk mengemukakan pendapat.