Sukses

Parenting

Rukun Berumahtangga, Ini Tips Menjaga Komunikasi Dengan Suami

Biasanya, berbagai kata-kata romantis bertebaran saat Anda dan pasangan sedang dalam masa pacaran. Kini, setelah pesta pernikahan usai, Anda perlu menjaga gaya komunikasi dalam kehidupan berumahtangga agar hubungan tetap hangat. Hubungan yang harmonis tidak tercipta begitu saja dari kata-kata romantis ini, bukan masalah kata-katanya, namun bagaimana cara Anda menyampaikannya pada pasangan. Sudah banyak yang membuktikan bahwa hubungan pernikahan yang baik dan langgeng muncul dari pola pikir pasangan yang saling menularkan aura positif, apalagi ketika mereka menerima kritikan.

Karena manusia adalah makhluk yang sangat mementingkan emosinya, maka nada berbicara, intonasi hingga tempo berpengaruh pada cara pasangan memandang Anda. Jika ucapan baik kita disampaikan dengan hangat, intonasi yang jelas, dan nada yang lembut, pasangan akan menerimanya sebagai sesuatu yang harus didengarkan bukan yang diacuhkan begitu saja.

Ketika gagal menyampaikan pesan positif dengan kata-kata, memang sulit untuk merasa senang karena fokus Anda jadi berubah mencari-cari kesalahan, ketimbang mencari tahu cara apa yang seharusnya Anda lakukan untuk menyampaikan keinginan Anda. Nada bicara kita sangat penting mengingat pasangan akan merasa lebih nyaman dan terkoneksi dengan nada bicara yang lembut dan tidak membentak, terutama di waktu-waktu sulit. Selain itu, Anda juga harus memberikan raut muka yang selalu positif ketika berbicara. Wajah yang kelelahan sekalipun jika dihiasi dengan senyuman akan terasa lebih baik daripada wajah yang ditekuk dan muram.

Hindarilah nada sarkastik yang mungkin menyakiti hati pasangan Anda, apalagi jika diulang-ulang terus menerus. Akan merasuki alam bawah sadar dan membuat pasangan berpikir bahwa hal yang buruk itu adalah diri Anda yang sesungguhnya.

(vem/bridestory/ama)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading