Apa Yang Dibaca Rekan Dari Tubuh Anda

Minggu, 19 September 2010 07:22



(c)flickr.com Vemale.com - Berdasarkan studi yang dilakukan profesor Albert Mehrabian dari UCLA, bahasa tubuh mendominasi kesan dengan presentasi mencapai 55%. Sisanya 38% berasal dari nada suara dan 7% dari kata-kata yang disampaikan.

Hal ini menandakan bahwa kesan pertama, khususnya di tempat kerja, adalah masalah penting. Dr Lois Frankel, penulis buku NICE GIRLS DON'T GET THE CORNER OFFICE, mengatakan "Kesan pertama adalah kesempatan pertama untuk Anda 'menjual diri', kemampuan, dan image diri". Untuk itu, setiap wanita perlu berhati-hati dalam membawa diri dan sikapnya, apalagi jika ia benar-benar tak ingin dipandang sebelah mata.

Berikut ini beberapa bahasa tubuh yang tanpa sadar sering kita lakukan, dan sikap ini adalah BIG NO NO!:

Memiringkan kepala

Sikap mendengarkan macam ini memang bisa diinterpretasikan sebagai tanda perhatian, menyimak, dan menyetujui, namun bisa juga berarti Anda sedang menggoda.

Solusi: Dengarkan dengan posisi tetap kepala tegak

Meletakkan tangan di atas pangkuan

Menyembunyikan tangan di bawah meja saat rapat menyuarakan sikap tak dapat dipercaya. Hal ini tak jauh beda dengan zaman perang dulu di mana seorang prajurit diminta menunjukkan tangannya ketika dia mengaku tak bersenjata.

Solusi: Lois mengatakan sikap tubuh dalam pertemuan seharusnya lengan bawah diletakkan di atas meja, tangan yang satu menjabat ringan tangan yang lain, dengan posisi tubuh sedikit condong ke arah depan/ pembicara. Pose demikian menunjukkan sikap menyimak dan membebaskan tangan untuk lebih santai/ terbuka.

Menyilangkan kaki

Sikap ini menggemakan perlawanan, bertahan, bersikukuh, atau tak terima.

Solusi: duduklah posisi kaki tertutup rapat dan terpampang tegak, anggun bak seorang lady. Kesannya Anda tampak penting dan berwibawa.

Senyum berlebih

Memberikan indikasi kurang adanya keseriusan (cengengesan). Memang benar bahwa senyuman merupakan jembatan terpendek antara 2 manusia, namun hal ini tak berarti Anda boleh senyum terlalu lebar dalam situasi-situasi formal.

Solusi: Cukup senyum sedikit dengan tulus. Sebab bila dalam menyampaikan presentasi, Anda terlalu banyak senyum, maka jangan marah bila ada rekan yang meremehkan/ menganggap Anda tak serius. Rekan yang melihat Anda senyum-senyum saat mendengarkan presentasinya juga bisa tersinggung dan menganggap Anda sedang menertawakannya.

Melipat tangan di depan dada

Saat menghadiri rapat 'tanpa meja' memang tak memungkinkan bagi Anda untuk menyandarkan lengan bawah sambil mencondongkan badan. Namun, melipat tangan di depan dada juga tak diperbolehkan sebab sikap ini menandakan sikap tak aman atau defensif.

Solusi: Duduklah tegak di atas kursi dan letakkan tangan di pangkuan dengan tangan saling menjabat ringan satu sama lain.

Memainkan rambut, perhiasan, atau pakaian

Sikap yang menunjukkan bahwa seseorang sedang dalam keadaan tertekan. Kebiasaan 'anak SMU' ini tidak seharusnya mendapat tempat dalam ruang meeting manapun. Selain menunjukkan ketidakdewasaan, menyentuh rambut juga bisa dianggap sebagai cara untuk mengirim pesan tersembunyi pada pihak tertentu.

Solusi: berhentilah bermain-main dengan tangan, rambut, perhiasan, atau pakaian Anda.

Sikap tidak banget lainnya:

Merendahkan diri

Entah dengan berjongkok, membungkuk, atau posisi lain yang lebih rendah dari lawan bicara. Biasanya kaum wanita tergoda untuk melakukan hal ini. Mereka merapatkan tangan dan kaki, lalu membungkuk dan berjongkok/ kembali duduk ke kursi. Pria takkan melakukan hal ini sebab sikap ini sama sekali tak berwibawa.

Jabat tangan tak berbobot

Semua bentuk jabat tangan di luar kata "mantap", termasuk yang terlalu kencang dan yang kelewat kendor, itu termasuk tak berbobot.

Satu tangan menyilang

Banyak wanita berdiri dengan satu tangan menyilang memegangi tangan lainnya. Jangan lakukan itu. Pose macam ini menunjukkan bahwa Anda sedang gelisah dan tidak percaya diri. Satu tangan menyilang ini merupakan bagian dari indikasi ingin memeluk diri, posisi nyaman yang menyuarakan bahwa orang tersebut sedang berusaha meredakan rasa gugup.

Walau kebanyakan sikap tubuh di atas muncul dari reaksi alami keadaan hati dan susah dipantau, namun kita bisa minta bantuan cermin. Berlatihlah berbicara dengan berbagai cara, misalnya dengan kepala miring dan kepala tegak, lalu amati perbedaannya.

Latih juga gerak isyarat Anda. Menambahkan gerak isyarat saat berbicara tentu sangat mendukung, namun jangan lakukan gerakan di wilayah bahu ke atas, sebab akan tampak aneh kelihatannya.

Pesan penting

Meski kita terus berusaha menciptakan bahasa tubuh yang enak dipandang dan menyumbangkan aura positif, namun hal itu tak berarti yang di dalam boleh dilupakan. Apa yang meluap ke luar itu berasal dari dalam. Jika hati tak tenang misalnya, maka sikap Anda akan terpengaruh. Ada baiknya dalam berbagai situasi yang pelik sekalipun, Anda selalu menyempatkan diri untuk memeriksa keadaan hati. Jika memang dibutuhkan waktu untuk calming, maka jangan segan pamit ke kamar mandi. Menarik nafas panjang, minum air, atau mondar-mandir di kamar mandi, entah saat panik atau marah bisa juga membantu Anda untuk kembali stabil. (vem/meg)







ARTIKEL TERKAIT - KARIER
 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next  Last 

ZODIAK HARI INI

Cancer

21 Juli - 27 Juli
Sekaranglah saat yang tepat untuk menyambung kembali relasi yang sempat terputus...