Sukses

Parenting

Cara Jitu Mengatasi Anak Yang Gampang 'Ngambek'

Anak Anda mudah marah Ladies? Bisa jadi itu bawaan turun temurun. Sifat Anda yang mudah marah ternyata menurun ke anak Anda. Sebagai seorang wanita yang sudah dewasa pasti Anda tahu bagaimana cara mengendalikan amarah Anda. Tapi bagaimana untuk mengatasi sifat anak Anda? Kalau dimarahi atau menghukum mereka, biasanya keadaan semakin buruk. Nah Ladies, Anda butuh trik khusus untuk menenangkan keadaan.

Menenangkan dan mengalihkan perhatian mereka
Kerap kali anak Anda marah karena tidak bisa menemukan jalan keluar untuk apa yang mereka rasakan. Atau mereka sedang ingin mendapat perhatian Anda tapi mereka tidak mendapatkannya.

Jangan khawatir Ladies, perhatian anak-anak mudah dialihkan. Belikan es krim atau gelembung sabun untuk mengalihkan perhatian mereka. Sejenak kemudian pasti mereka kembali tenang. Setelah tenang Anda baru bisa mencari akar permasalahan dan mengajak mereka berpikir rasional.

Menempatkan diri
Pahami apa yang membuat mereka marah. Hal-hal kecil bagi Anda bisa menjadi masalah besar untuk mereka. Misalnya saja membuka tutup botol akan mudah untuk Anda, tapi untuk anak usia 4 tahun pasti sangat susah. Anak kecil belum terlalu paham bahasa, jadi Anda perlu menyampaikannya sesuai bahasa mereka.

Abaikan mereka
Coba cari tahu apa yang menyebabkan kemarahan mereka. Jika untuk mencari perhatian Anda, berhentilah untuk menghiraukannya. Anda juga harus memperhatikan kembali apakah pola asuh Anda sudah benar dengan memberikan perhatian yang selayaknya mereka dapatkan.

Menghitung sampai 3
Jangan ikut terbawa kemarahan, mulailah menghitung sampai tiga ketika anak mulai marah. Jika sampai hitungan ketiga kemarahannya tidak juga reda, kunci di dalam ruangannya selama beberapa saat. Setelah itu, bersikaplah seakan tidak terjadi apa-apa. Tidak perlu membicarakan tentang apa masalahnya, tidak perlu menyinggung tentang hal yang diributkannya, cukup kembali ke aktivitas dan mood Anda sebelum pertengkaran itu terjadi. Anak akan belajar bahwa kemarahan hanya membuat mereka terkurung dalam kesendirian, dan tidak menyelesaikan apa pun.

Memeluk mereka
Biasanya penyebab kemarahan si kecil adalah perasaan kurang nyaman dan butuh perhatian karena mungkin Anda terlalu sibuk. Jika ini adalah alasan mereka, peluklah mereka dalam senyuman dan kehangatan. Katakan juga bahwa Anda menyayangi mereka. Tetapi Ladies, jangan lakukan hal ini pada anak Anda yang sering marah karena haus perhatian, karena dia akan merasa selalu berhasil menarik perhatian Anda dan mengulanginya kembali.

(vem/and)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading