Sukses

Lifestyle

Gara-Gara Stres PHK dan Istri Sakit, Suami Bunuh Sang Istri

Tidak jarang wanita menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Keberadaan kekasih atau suami yang harusnya melindungi nampaknya saat ini tidak semua dimiliki wanita. Beberapa wanita harus mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya bahkan sampai meninggal dunia ketika mereka memiliki suami yang kasar. Seperti dilansir pada metro.co.uk, seorang wanita 38 tahun harus kehilangan nyawanya setelah sang suami membunuhnya.

Wanita malang ini bernama Tahira Ahmed. Ia harus kehilangan nyawanya setelah sang suami yang bernama Naveed Ahmed pria berusia 41 tahun memenggal leher wanita tersebut. Peristiwa ini terjadi di rumah mereka di Northolt, London.

Penyerangan dan pembunuhan brutal yang dilakukan Naveed berawal saat ia kehilangan pekerjaannya sebagai manajer sebuah supermaket. Namun selain alasan tersebut, Naveed merasa menyesal telah menikahi seorang wanita yang mengalami cacat fisik.

Naveed Ahamed pelaku pembunuhan istrinya sendiri, ia dijatuhi hukuman penjara 22 tahun | Photo: Copyright metro.co.uk

Tahira sendiri adalah wanita yang memiliki penyakit langka yang sering disebut Sindrom Morquio. Sindrom Morquio merupakan masalah fisik pada seseorang dan biasanya orang tersebut akan mengalami gangguan pada jantung, kekeruhan kornea, penyakit katup aorta, dan ekskresi keratan sulfat.

Di persidangan, kepada polisi dan hakim Naveed mengaku memukul istrinya dengan kaki meja yang tumpul untuk membunuh. Belum puas dengan itu semua, pria kejam ini lalu mengambil pisau dapur dan menusukkannya ke tubuh sang istri. Pisau dapur juga digunakan Naveed untuk memotong leher Tahira.

Adik Tahira yang bernama Zahra Hanif mengatakan bahwa keluarganya sangat kehilangan wanita dari dua orang anak tersebut. Ia juga berkata "Tahira adalah seseorang yang berjiwa lembut, ia suka membantu orang lain dan memiliki semangat kuat dalam mengatasi cacat fisiknya. Sangat kecewa dan sedih ketika tahu ia dibunuh dengan cara kejam oleh suaminya sendiri."

Tahira Ahmed, korban pembunuhan. Ia seorang yang baik dan disayangi ibu dan juga adiknya | Photo: Copyright metro.co.uk

Keluarga meminta pengadilan untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya pada Naveed Ahmed yang telah membunuh Tahira. Dan untuk membayar kekejamannya pada sang istri, pengadilan setempat telah memutuskan untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 22 tahun kepada Naveed.

Sebelumnya juga ada kasus kekerasan Gara-Gara Bertengkar, Pria Siram Pacarnya Dengan Bensin dan Bakar Rumahnya. Sungguh kejam apa yang dilakukan pria-pria ini ya Ladies. Semoga saja tidak ada pria-pria kasar dan jahat seperti ini lagi ke depannya. Dan semoga saja kita selalu diberikan kekasih atau pasangan yang baik hati, lemah lembut dan penyayang.

(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading