Sukses

Lifestyle

Takut Diperkosa, Gadis Ini Meninggal Setelah Lompat Dari Angkot

Situasi keamanan di Indonesia masih buruk, terutama bagi para wanita. Hampir setiap hari kita mendengar kasus asusila, pemerkosaan, penculikan dan pembunuhan. Hal inilah yang meningkatkan kecemasan dan rasa takut wanita.

Takut Diculik dan Diperkosa

Setelah seorang siswi SMA Kota Malang melompat dari mobil yang hendak menculiknya, tim Vemale kembali menghela napas berat saat mendapat kabar bahwa seorang mahasiswi berusia 20 tahun meninggal dunia karena terluka serius di bagian kepala. Luka tersebut didapat setelah sang gadis melompat dari sebuah mobil angkutan umum karena takut dibawa kabur supir angkot dan diperkosa. Terlebih lagi, saat itu Annisa seorang diri tanpa penumpang lain.

Berita ini kami kumpulkan dari Merdeka. com. Siswi tersebut bernama Annisa Azward, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Menurut cerita adik korban, Riri, kakak perempuannya naik angkutan umum hendak mengunjungi tante mereka. Saat di dalam angkot, Annisa merasa curiga karena jalur angkot berbeda dari biasanya. Karena sang supir tidak memenuhi permintaannya untuk berhenti, Annisa nekat melompat keluar dari angkot yang melaju kencang.

"Sebelum loncat, ia sempat telepon tantenya. Katanya jalannya kok tidak biasanya. Dia minta turun tapi tetep nggak diberhentiin," ujar Azward, orang tua Annisa.

Meninggal Akibat Luka di Kepala

Akibat kejadian itu, kepala Annisa terbentur aspal dan mengalami luka parah. Selama beberapa hari, Annisa dirawat di Rumah Sakit Atmajaya Pluit. Karena di rumah sakit tersebut tidak ada alat ct scan kepala, Annisa dipindahkan ke RSUD Koja, Jakarta Utara. Takdir berkehendak lain, beberapa hari setelah dirawat, Annisa menghembuskan napas terakhirnya.

Kasus menyedihkan ini mendapat perhatian dari banyak pihak, salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta, Jokowi. "Kopaja, Metromini dan angkutan lainnya memang harus ada manajemen dan payung hukumnya. Harus ada sistem yang mengatur. Tahun ini lah bisa direalisasikan," ujarnya.

Kepada Riri, Annisa sempat berpesan agar adiknya berhati-hati saat naik angkot. "Berhati-hati dulu baru naik, lihat dulu jangan seperti kakak," ujar Riri menyampaikan pesan korban.

Jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar kita semakin berhati-hati, terutama saat naik kendaraan umum, tidak hanya pada malam hari, tetapi juga pada siang hari. Pastikan Anda bepergian bersama orang lain yang dipercaya.

Tim Vemale turut berduka cita atas meninggalnya Annisa Azward. Semoga pemerintah segera membenahi sistem angkutan umum dan meningkatkan keamanan, terutama untuk para wanita Indonesia.

(vem/yel)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading