Sukses

Lifestyle

Kebiasaan Buru-Buru Membalas Pesan Ternyata Bisa Berdampak Buruk

Kamu seharusnya bisa santai dan rileks menikmati menu makan siangmu. Tapi kamu jadi nggak fokus karena perhatianmu terlalu banyak tersedot oleh ponsel atau smartphone yang kamu pegang. Setiap ada pesan yang masuk, kamu nggak sabaran dan selalu terburu-buru untuk membalas semuanya.

Selalu buru-buru membalas setiap pesan yang masuk, kalau hal ini jadi kebiasaan, dampaknya bisa cukup negatif pada hidupmu. Saat kamu jadi "reaktif" dan selalu merelakan waktumu disita untuk buru-buru membalas setiap pesan yang masuk, kebahagiaan dan ketentraman hidupmu bisa terganggu. Kalau dibiarkan terus, lama kelamaan kamu bisa diperbudak oleh ponsel atau gadgetmu sendiri sampai lupa untuk bahagia dan menikmati waktu.

Membalas setiap pesan yang masuk dengan buru-buru mungkin perkara yang sepele. Tapi ternyata dampaknya bisa lebih serius dari yang kita duga. Dilansir dari lifehack.org, menurut sebuah survei tahun 2014 lalu, warga Amerika yang berusia 25-34 tahun mengecek ponselnya 50 kali sehari. Bayangkan dalam sehari, kita diganggu sampai 50 kali. Setiap jamnya, kita diganggu setidaknya 3 kali sehari. Kalau kebiasaan ini dibiarkan, kita bisa lupa dengan hal-hal atau prioritas-prioritas hidup yang lebih penting.

Lalu bagaimana mengatasi kebiasaan buruk ini?


1. Buat Prioritas
Kalau kamu selalu sibuk dan tak bisa lepas dari ponsel karena urusan pekerjaan misalnya, kamu harus bisa belajar membagi prioritas. Dalam arti bisa mengatur lagi mana pesan yang memang butuh segera direspon dan mana yang tidak. Sehingga kamu bisa tetap melakukan semua kegiatan dengan baik.

2. Waktu Istirahat Ya Dibuat Istirahat
Saatnya makan siang, nikmati waktu makan siang dengan nyaman. Kalau sudah waktunya istirahat dan tidur malam, matikan ponselmu. Intinya waktu istirahat jangan sampai terinterupsi dengan perhatian yang teralihkan untuk ponsel, dan sebagainya.

3. Silent Mode
Nggak semua grup di What's App dan BBM membutuhkan prioritas utamamu. Jadi ada baiknya untuk mengatur sejumlah grup dalam mode diam (silent mode) atau mute. Dengan begitu, kamu nggak gampang panik setiap kali ada notifikasi yang masuk.


Hidup di zaman modern dengan kecanggihan teknologi dan derasnya informasi yang mengalir setiap saat, kita memang perlu bisa beradaptasi dan mengondisikan diri. Dan semua kembali pada kepentingan serat prioritasmu, Ladies. Semoga kita bisa tetap bijak menggunakan teknologi dan aplikasi dalam keseharian kita.

(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading