Sukses

Parenting

Awas, Kehidupan Modern Meningkatkan Risiko Kanker Pada Anak

Seiring dengan berkembangnya zaman, kita semua tahu bahwa kehidupan yang ada pun semakin modern, semakin mudah dan semakin mengesankan. Hal ini tentu membuat semua orang merasa nyaman, dimudahkan dan terkesan. Tapi, di balik kehidupan modern yang mewah dan serba mudah, ternyata ada efek buruk mengenai kehidupan modern ini. Para ahli menemukan bahwa kehidupan modern erat kaitannya dengan peningkatan risiko kanker, stroke dan jantung pada setiap orang termasuk anak-anak.

Dikutip dari laman asiantown.net, para ahli baru saja menemukan bahwa keberadaan gadget, polusi udara, air dan tanah serta keberadaan pestisida juga makanan cepat saji berisiko meningkatkan risiko kematian pada anak-anak. Tak hanya itu saja, keberadaan hal-hal tersebut juga memungkinkan anak 50 persen lebih besar berisiko kanker saat ia dewasa kelak.

Makanan cepat saji meningkatkan risiko kanker pada anak | Photo: Copyright asiantown.net

Dari data yang ada, dalam kurun waktu 16 tahun terakhir, peneliti menemukan bahwa peningkatan risiko kanker pada anak telah meningkat sebanyak 40 persen. Analisis yang dilakukan oleh peneliti Childern with Cancer UK, sejak tahun 1998 setidaknya telah dipastikan bahwa anak yang menderita kanker kurang lebih sebanyak 1.300 orang. Suatu angka yang sangat tinggi.

Dr Denis Henshaw, seorang Profesor of Human Radiation Effects di Bristol Universdity mengatakan bahwa, "Polusi udara adalah penyebab utama risiko kanker. Sedangkan obesitas, makanan yang kurang sehat dan keberadaan radiasi sinyal gadget adalah penyebab kedua dari risiko kanker. Ketika kita menemukan buah hati menderita kanker khususnya leukimia, kita perlu ingat bahwa faktor lingkungan memiliki peran besar."

Pestisida dan polusi udara adalah penyebab utama kanker pada anak | Photo: Copyright asiantown.net

Meski lingkungan yang tidak sehat dan pola hidup yang tidak sehat dikatakan menjadi penyebab kanker, para ahli juga menyebutkan bahwa risiko kanker pada anak juga bisa terjadi karena adanya risiko genetik yang diwariskan oleh orang tua. Untuk menghindari risiko kanker terutama risiko pada anak, peneliti sangat menyarankan agar kita semua selalu menerapkan pola hidup sehat, miliki olahraga cukup, miliki gerak tubuh cukup dan miliki istirahat cukup. Kita semua juga sangat disarankan untuk memastikan lingkungan tempat kita tinggal adalah lingkungan yang sehat

(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading