Sukses

Beauty

Mitos Atau Fakta: Tidak Makan Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Kebanyakan orang yang diet akan mencoba mengurangi sebanyak mungkin porsi makan dan bahkan tidak makan saat malam hari. Cara melewati waktu makan dan memutuskan tidak makan ini memang masih dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

Tapi benarkah bahwa tidak makan bisa menurunkan berat badan? Seperti dikutip dari fitday.com,meski memang kelihatannya kalori akan lebih banyak dibakar saat Anda tidak makan, namun pada kenyataannya tubuh tetap memerlukan untuk tetap bisa dijadikan energi tubuh dan melewatkan waktu makan atau tidak makan justru berpengaruh buruk untuk tubuh Anda. Tidak makan ada sisi baik dan buruknya.

Sisi Bagusnya

Jika mengikuti aturan tidak makan namun tetap memperhatikan asupan nutrisinya seperti misalnya puasa Ramadan, bisa jadi memberi pengaruh baik untuk kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang kelebihan berat badan yang menjalankan diet dengan cara puasa teratur bisa menurunkan berat badan secara signifikan.

Bukan hanya itu, manfaat lainnya bisa menurunkan kadar kolesterol, kadar gula darah, meningkatkan kekebalan tubuh dan menurunkan potensi radang di dalam tubuh. Dengan cara seperti ini, tidak makan akan membantu Anda menurunkan berat badan dengan catatan Anda tidak makan berlebihan saat buka puasa.

Sisi Buruknya

Tidak makan saat siang hari akan membuat Anda ingin makan lebih banyak saat waktunya Anda makan. Saat menunda waktu makan inilah kadar gula darah meningkat dan tingkat konsentrasi menurun. Hal ini justru bisa mengacaukan produktivitas harian Anda karena otak tidak mendapat cukup energi untuk bekerja secara optimal.

Jadi, keputusan tidak makan bisa dinilai sehat, bisa juga mengganggu kesehatan, tergantung dari bagaimana Anda melewatkan waktu makan dan seberapa banyak porsi makan Anda saat hadapi waktu makan berikutnya.

(vem/feb)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading