/fashion/berita/8080-kebaya-for-the-world--persembahan-raden-sirait-untuk-kebaya.html

Kebaya For The World, Persembahan Raden Sirait Untuk Kebaya

Sabtu, 02 April 2011 11:00



dok. WomanKapanLagi, foto: Bambang Vemale.com - Lahir sebagai anak kurang mampu tidak membuat seorang Raden Sirait menjadi putus asa, baginya segala kekurangan dan cobaan merupakan bagian hidup yang harus dilalui, bukan sebagai rintangan namun sebagai pemicu untuk menjadi lebih baik. Pria lulusan ITB ini memang tidak punya keahlian khusus sebagai syarat seorang desainer pada umumnya, tidak bisa membuat pola tidak juga menjahit, meski begitu, talenta yang dimiliki tidak cukup mampu terbendung, dan kini iapun menjadi desainer ternama

Lewat wujud cintanya pada kebaya Indonesia, pagelaran akbar Kamis malam lalu, 31 Maret 2011 terlaksana, Raden Sirait mempersembahkan Pagelaran 'Kebaya for The World' dengan konsep pertunjukan budaya teatrikal berdurasi 2,5 jam di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki. Dalam balutan 155 desain kebaya hasil rancangan Raden selama lima tahun, di mana sebanyak 70 buah merupakan karya yang sama sekali baru dipublikasikan, 150 orang model nampak begitu anggun dan cantik mengenakan kebaya kreasinya, termasuk di antaranya 5 ikon kebayanya, Imelda Fransisca, Maudy Koesnadi, Nadine Chandrawinata, Ardina Rasti, dan Asty Ananta. 32 artis pendukung dari beragam latar belakang seni, mengisahkan cerita perjalanan cinta dengan benang merah kebaya, sepanjang 15 sekuen.

"Kebaya Raden glamour, out of the box dan crazy fun," begitu Imelda Fransisca sebagai salah satu Ikon Kebaya Raden Sirait, lain lagi Ardina Rasti yang menggambarkan kebaya Raden sebagai sebuah bentuk kreasi tanpa batas, yang bebas lepas, imajinatif dan kreatif. Bagi Asty Ananta Karya Raden merupakan karya yang cantik, menarik, anggun, mewah dan kuat dan selalu terbuka pada berbagai inspirasi dari alam semesta.

Dibuka dengan narasi apik yang dibawakan oleh Maudy Koesnadi yang menuturkan kilas balik perjalanan hidup Raden kecil hingga sekarang. Seiring lagu Angels sesuai dengan tema yang menjadi pembuka pagelaran ini, suara indah Dea Mirela menemani Nadine Chandrawinata yang melayang bak bidadari dari atas langit dengan kebaya ungu menyusul para angel, yang merupakan para selebritas (Shireen Sungkar, Dinda Kanya Dewi, Donita, Nuri Maulida) menari dengan gemulai mengelilingi Nadine.

Sekuen kedua diiringi paduan dawai biola Maylaf dan petikan harpa Maya Hasan yang begitu apik dengan kebaya merah. Dalam tema 'The Pageant', sekuen ini menghadirkan para model yang merupakan finalis Puteri Indonesia mengenakan kebaya apik berbalut jubah panjang dengan bentuk kerah meninggi ke atas. Lengan–lengan yang menggelembung memberi volume yang anggun, warna ungu, hitam, silver, dengan manik, bordir, lipit dan kerut begitu indah membalut tubuh sang puteri.

Asti Ananta memukau dalam sekuen 'Masculine', dalam sensasi tari dan nyanyi, di pagelaran ini ia secara khusus menyanyikan lagu yang ia ciptakan sendiri. Dalam gayanya yang centil, ia begitu menikmati berakting dan menari dalam bustier berwarna putih dengan manik silver penuh pada bagian dada dipadu celana pendek berbahan lace.

Suara Ayu laksmi memberikan nuansa teatrikal yang kuat dalam sekuen 'The Perfect White' ini, warna putih begitu bersahaja. Dalam tema Matrimoni, beberapa pasangan selebritis mengenakan rancangan raden, membungkus cinta dalam kreasi indah busana para pasangan selebritis ini. Beberapa sekuen lainnya bergulir, mulai dari 'The Bride', 'The Polarity of Life', 'The Soulmate', dalam 'Nusantara Reincarnation', raden memberi sentuhan kuat kebaya dengan ciri khas masing–masing daerah, mulai dari Papua, Makassar, Kalimantan, Sumbawa, Bali, Sunda, Padang, Jawa hingga Betawi.

Sekuen berikutnya dipersembahkan Raden bagi kampung asalnya, tanah Batak, dalam 'Tribute to Batak', ciri khas busana beberapa daerah Batak diangkat Raden dalam koleksinya kali ini, busana–busana dalam warna dan kain Ulos begitu memanjakan mata. Pada sekuen 'Red Carpet' para selebritis, beraksi dalam balutan busana mewah kreasi Raden, Julia Perez mengundang perhatian publik dengan gaya seksinya, busana kebaya membalut tubuhnya yang kecil dan memberikan sedikit sentuhan seksi dengan bahan transparan di bagian dadanya yang indah. Sekuen berlanjut pada tema 'Lady Marmalade', diteruskan dengan tema yang merupakan gong nya serta benang merah pagelaran ini, 'Kebaya for the World' menghadirkan koleksi Kebaya yang memadukan unsur busana negara–negara di dunia, dimulai dengan Jepang, India serta Argentina.

Pada sekuen 'Life is Beautiful', dalam alunan 'Indonesia Pusaka' yang dinyanyikan Berlian Hutahuruk yang begitu anggun dengan busana kebaya hitam, dengan bawahan rok lipit mengembang, Nadine Chandrawinata muncul mempesona 1050 tamu yang memenuhi Teater Jakarta. Layaknya dewi laut, dengan Bustier biru penuh manik berkilau, sementara bagian bawah dibuat dengan tekstur gelombang yang besar. Tubuh kecil Nadine bergulung dengan liuk busananya yang bagian bawahnya memberikan kesan ekstravagansa. Pernik aksesoris mewah ala para puteri Palembang dengan kuku emas yang panjang menjulang keemasan, mahkota nan megah lengkap dengan gelang–gelang besar. Dalam sekuen ini Raden juga melaunching buku nya yang berjudul 'Journey of Love', ibu Aurora Tambunan, selaku Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta meresmikan dilaunchingnya buku ini. Acara pagelaran ditutup dengan 'Masquerade Couture', dengan menampilkan seluruh pendukung, mulai dari 150 model dengan 32 para artis pendukung, dan performers.

Event Fashion dengan konsep teatrikal pertama ini berlangsung dengan sukses, senyum puas dan standing applouse para tamu menjadi penutup yang indah. Pagelaran 'Kebaya For The World' ini merupakan Perayaan 15 Tahun berkarya Raden Sirait, yang selama 5 tahun terakhir berkutat memfokuskan diri pada pengembangan desain kebaya. "'Kebaya for The World' yang dipersembahkan malam ini merupakan salah satu upaya saya memperkenalkan dan mempopulerkan kebaya ke pasar internasional, Saya berharap semoga pagelaran ini dapat mencuri perhatian masyarakat luas dan gaungnya terdengar hingga ke panggung dunia", ucap Raden Sirait. Kita dukung Anak kampung Porsea ini terus maju dan mengharumkan dunia dengan koleksi Kebaya Indahnya. (vem/ana/bee)





ARTIKEL TERKAIT - BERITA
 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next  Last 

ZODIAK HARI INI

Scorpio

27 Oktober - 2 November
Sibuk sibuk dan sibuk Bersabar dan fokus merupakan hal yang harus...