Sukses

Beauty

Pelembab Untuk Kulit Berminyak

Ladies  memiliki kulit berminyak? Bingung memilih pelembab? Memilih pelembab memang perlu hati-hati karena pelembab yang kurang bersahabat dengan jenis kulit berminyak hanya akan menambah kadar minyak pada kulit. Apabila  ladies  memiliki jenis kulit berminyak, yuk, mari kita kenali jenis kulit dan bagaimana memilih pelembab yang sesuai.

Kulit berminyak memiliki kelenjar sel lemak (kelenjar sebum) dan lapisan stratum kornium epidermis (sel tanduk) yang lebih banyak dibanding jenis kulit kering. Hal ini akan membuat lapisan teratas kulit berminyak lebih mudah terkelupas. Dengan demikian, jenis kulit berminyak akan tampak lebih lembab dan bertekstur lembut sehingga tak heran jika pemilik kulit berminyak akan terlihat lebih awet muda dari umur sebenarnya. Akan tetapi produksi minyak berlebihan pada kulit pun dapat mengganggu.

Salah satu persepsi yang sering timbul tentang kulit berminyak adalah anggapan bahwa kulit mereka sudah cukup lembab karena produksi minyak yang mampu memberikan hidrasi serta melindungi kulit dari berbagai masalah disebabkan oleh tampilan kulitnya yang lebih lembab dan lembut dibandingkan dengan jenis kulit kering. Padahal, pemilik jenis kulit berminyak juga memerlukan pelembab karena belum tentu kulit yang memproduksi minyak terus menerus terhidrasi dengan baik. Sebaliknya, kulit yang tidak terhidrasi dengan baik akan memicu kelenjar sebum untuk memproduksi minyak terus menerus sehingga wajah akan terasa lebih berminyak dari biasanya. 

Oleh karena itu pemilik kulit berminyak tetap harus menggunakan pelembab untuk melembabkan sekaligus melembutkan kulit sebelum timbul masalah pada kulit. Supaya hasilnya maksimal, sebaiknya pelembab yang digunakan adalah yang sesuai dengan jenis kulit. Kesalahan dalam memilih pelembab pada kulit berminyak akan dapat menimbulkan masalah kulit seperti komedo dan jerawat.

Nah, untuk menghindari masalah tersebut, berikut tips dalam memilih pelembab bagi pemilik kulit berminyak.

1.    Pilih pelembab yang terbuat dari bahan dasar air  atau pelembab  water based yang bebas dari kandungan minyak. Penggunaan pelembab  water based  berfungsi untuk memberi air pada kulit serta mencegah bertambahnya produksi minyak pada jenis kulit berminyak.

2.    Pilih Pelembab Kulit  Non Comedogenic. Kesalahan dalam memilih pelembab dapat memicu timbulnya masalah komedo atau jerawat pada kulit yang berminyak. Dianjurkan untuk memilih pelembab kulit  non comedogenic  bagi pemilik kulit berminyak untuk memperoleh hasil yang maksimal. Pelembab kulit  non comedogenic  berfungsi untuk menutupi pori-pori dan mencegah kulit dari serangan komedo dan jerawat.

3.    Gunakan pelembab sesuai dengan langkah yang dianjurkan. Ternyata menggunakan pelembab ada langkahnya sendiri, loh,  ladies.Setelah membersihkan wajah secara sempurna gunakan toner terlebih dahulu untuk menutrisi dan menyegarkan bagian luar kulit. Biarkan mengering hingga pori-pori kulit terasa rileks. Setelah kering baru setelah itu oleskan pelembab secara merata ke seluruh wajah dan leher. Diamkan hingga kering dengan sendirinya sebelum kamu memulai menggunakan makeup. Pelembab juga mampu memproteksi wajah kamu terkena langsung dengan bahan bahan  makeup. Serta menghaluskan area kulit sehingga makeup terlihat lebih  flawless.

So, ternyata pelembab tetap penting kan untuk ladies berkulit berminyak. Untuk hasil makeup  maksimal gunakan  blotting paper  setelah pelembab kering untuk mengangkat pelembab berlebih   yang akan kamu gunakan menempel dengan baik.

BACA JUGA : Mengecilkan Pipi dengan MakeUp

(vem/dyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading